Diterbitkan:
Jum'at, 02-Nov-2012, 15:38 WIB

Dilihat:
840 kali

Beneran Nggak Punya Uang buat Berkurban?

foto gambar pembuka artikel Beneran Nggak Punya Uang buat Berkurban?

Jawaban yang sering terdengar adalah:

 

"Iya. Nggak punya uang. Habis harga kambing mahal. Mau ikut iuran sapi juga biayanya juga mahal."

 

Terus?

 

"Ya, nggak berkurban deh."

 

 

 

Naiknya harga kambing dan sapi menjelang Idul Adha itu kejadian yang wajar. Menurut hukum ekonomi, kalau permintaannya banyak, sedangkan penawarannya sedikit, pasti harganya naik.

 

Ya bayangin aja. Indonesia itu mayoritas penduduknya beragama Islam. Asumsikan saja deh mayoritas penduduk muslim yang dewasa itu berkurban. Bisa dibayangkan kan berapa kebutuhan kambing dan sapi yang terjadi menjelang Idul Adha? Pasti melonjak. Ya toh? 

 

Emang kau pikir, kambing dan sapi itu bisa beranak cepet banget dan langsung jadi gede gitu menjelang Idul Adha? Supaya ketersediaan kambing dan sapi berimbang dengan kebutuhan? Mimpi yeee!

 

Lha terus gimana?

 

Ya nabung donk!

 

 

 

Nabungnya kan bisa dimulai setahun sebelum Idul Adha. Sebulan nabung Rp 100.000. Kalau sudah setahun kan jadi kira-kira Rp 1.200.000. Nah kan cukup tuh untuk kurban Kambing.

 

Uang Rp 100.000 itu emang banyak sih. Tapi, untuk orang-orang berpenghasilan jutaan rupiah sebulan (apalagi PNS) kan tentunya cukup tuh untuk nabung Rp 100.000 per bulan. Bahkan mungkin bisa lebih.

 

Harga kambing dan sapi memang fluktuatif dan kadang kena dampak inflasi juga. Katakanlah harga untuk tahun depan itu 110% dari harga tahun ini. Kan tetap bisa direncanakan untuk menabung kan?

 

Asal tahu aja ya, harga hewan kurban di kota besar (apalagi Jakarta) itu biasanya mahal banget daripada harga hewan kurban di daerah. Jadi, kalau mau dapat hewan kurban dengan harga murah ya silakan berkurban di daerah. Kan tetap sah toh?

 

 

 

Berkurban itu memang diperuntukkan bagi umat muslim yang mampu. Lebih tepatnya mampu mengatur strategi untuk mempersiapkan dana hewan kurban.

 

Jadi, alasan nggak punya uang untuk berkurban itu omong kosong! Karena mungkin pada dasarnya tidak berniat berkurban, jadi tidak mempersiapkan sejak lama.