Diterbitkan:
Rabu, 01-Ags-2012, 23:57 WIB

Dilihat:
991 kali

Mellow di Ambarukmo Plaza

foto gambar pembuka artikel Mellow di Ambarukmo Plaza

Nonton film di Studio 21 Ambarukmo Plaza, Yogyakarta. Selain exciting pada film yang akan ditonton, buat aku yang juga exciting adalah saat filmnya sudah selesai diputar dan penonton keluar lewat lorong yang menghubungkan jalan menuju kantor manajemen Ambarukmo Plaza.

 

Kalau di luar gedung matahari masih bersinar, aku beberapa saat meluangkan waktu menatap pemandangan yang terhampar di luar jendela. Aku berdiri dekat sebingkai foto air mancur slow-speed berlatar Ambarukmo Plaza. Yang paling aku suka ya menatap ke bawah, melihat Pesanggrahan Ambarukmo, melihat kolam pesanggrahan yang airnya jernih, melihat bagian gandok pesanggrahan yang tak lagi utuh. Bila, hari telah malam dan temaram lampu pesanggarahan menyala, muncul suasana yang susah terungkap oleh kata-kata.

 

Bilamana hari cerah (langit biru berkawan semburat awan putih), saat berjalan ke lantai 4 guna menunaikan ibadah shalat akan terlihat pemandangan perbukitan seribu yang memanjang dari Pathuk, Klaten, Wonogiri, Pacitan, dll. Aku bisa melihat Ngoro-oro (desa di mana berdiri jejeran pemancar stasiun televisi) dari pintu kaca menuju parkiran. Apalagi kalau Gunung Merapi juga terlihat di utara Mushalla. Indah tenan. Membayangkan nyepeda menyusuri guratan-guratan bukit dan gunung itu bersama teman-teman tentu mendebarkan, menyenangkan, sekaligus koyok, hehehe.

 

Akhirnya aku pulang, tapi sengaja lewat pintu keluar di lantai 4. Jalan memutar untuk memperpanjang waktu menikmati birunya langit. Aku pacu pelan mobil menuruni turunan tepat setelah belokan pertama, untuk yang terakhir kali mengadahkan kepala "mengintip" Pesanggarahan Ambarukmo yang terakhir kali sebelum aku pergi meninggalkan Ambarukmo Plaza pulang ke rumah.