Diterbitkan:
Sabtu, 26-Okt-2013, 21:04 WIB

Dilihat:
782 kali

Wanita Ditolak-Diterima Kerja Karena Agama

foto gambar pembuka artikel Wanita Ditolak-Diterima Kerja Karena Agama

Dalam suatu kesempatan dia bercerita,
"Kasian, wanita itu tidak diterima kerja di perusahaan X"
"Lho kenapa? Padahal sepertinya dia berkompeten toh?"
"Kebijakan perusahaan X mewajibkan karyawatinya mengenakan jilbab dan wanita itu kan bukan muslim?"

 

Dalam kesempatan lain dia bercerita lagi,
"Kasian, wanita itu tidak diterima kerja di perusahaan Y"
"Lho kenapa? Padahal sepertinya dia berkompeten toh?"
"Kebijakan perusahaan Y melarang karyawatinya mengenakan jilbab dan dia kan muslimah yang berjilbab?"

 

Sekat itu pun ada dan menjadi pemisah. Ucapan seseorang beberapa waktu yang lalu seperti makin terdengar nyata,

 

"Ssst, itu perusahaannya agama A, hanya orang-orang beragama A saja yang diterima kerja di sana."
"Lha mereka-mereka itu kan yang saat melamar kerja di perusahaan lain kan ditolak karena agamanya A?"
"Kamu gimana sih? Kalau perusahaan hanya menerima orang dari agama A saja nanti bagaimana dengan orang-orang dari agama kita yang ingin kerja di sana?"
"Lha ya cari perusahaan lain dong? Yang menerima agama selain agama A?"
"Nggak bisa kayak gitu. Itu kebijakan perusahannya aja yang ngaco! Semua perusahaan harusnya memihak agama kita!"
"Lha nanti bisa-bisa perusahaannya menetapkan kebijakan yang hanya berpihak pada agama kita saja?"
"Ya itu urusannya orang dari agama lain! Salahnya beda agama sama kita!"
"Kok kamu egois banget sih? Kita kan juga harus menghormati agama yang beda dengan kita?"
"Eh maaf saja ya! Ini bukan hormat-menghormati. Ini perkara kebenaran. Agama kita kan yang paling benar, tau!"

 

Yah... ujung-ujungnya gini lagi...